Communication Excellence

SUDAHKAH ANDA BELAJAR BERKOMUNIKASI ?

TAHUKAH ANDA SEBERAPA PENTING KOMUNIKASI ?

 

Setiap orang yang dilahirkan dengan tanpa cacat dan juga tidak tinggal di hutan pastinya merasa sudah bisa berkomunikasi. Akan tetapi mengapa ada sebagian orang yang lebih suka menyendiri, ada juga yang mengatakan gugup bila harus berhadapan dengan banyak orang sehingga tidak bisa berkomunikasi. Dan tentunya masih banyak pertanyaan-pertanyaan lain mengenai hal tersebut.

 

MENGAPA ???

 

Secara umum komunikasi dibagi dalam 2 bagian utama :

  1. Komunikasi Internal
  2. Komunikasi External

 

Kita akan memulainya dengan membahas komunikasi internal / Internal Communication :

Jarang sekali hal ini diperhatikan sebagai salah satu bentuk komunikasi, akan tetapi NLP (Neuro Linguistic Programming) memperhatikan jenis komunikasi ini. Hal yang mendasari dari NLP adalah perkiraan (presuposisi) bahwa Manusia Tidak Bisa Tidak Berkomunikasi.

Apabila kita tidak melakukan interaksi dengan orang lain, maka kita akan berkomunikasi dengan diri kita sendiri. Ada yang menyebutnya dengan kontemplasi diri, ada juga yang menyebutnya dengan proses berpikir, dan mungkin juga disebut perenungan karena dalam state (keadaan) fokus terhadap diri sendiri. Tidak ada yang menyalahkan apabila melakukan hal-hal tersebut diatas, karena secara alamiah setiap manusia pasti akan melakukannya.

Lain halnya dengan hypnosis, proses ini dianggap adalah proses dari alam bawah sadar manusia. Dan karena interaksi manusia dengan orang lain sebagian besar lebih banyak dengan diri sendiri, maka proses alam bawah sadar ini memegang peranan yang sangat besar.Pembahasan mengenai jenis komunikasi ini akan dibahas lebih lanjut pada artikel berikutnya.

 

Komunikasi Eksternal / External Communication

Jenis komunikasi ini lebih diekspresikan dalam hal bagaimana cara mempengaruhi orang lain, dan ini minimal harus dilakukan oleh 2 orang. Tentunya tidak sesempit dari arti kata eksternal itu sendiri, karena komunikasi ini juga merupakan komunikasi yang ditujukan untuk kepentingan dari proses berpikir seseorang secara internal. Dan tentunya yang menjadi banyak bahan pembicaraan, dan terkadang menjadi fokus utama dalam bidang studi adalah bagaimana cara bernegosiasi, atau mempengaruhi orang lain.

 

Mari kita kupas jauh lebih dalam, ada 3 jenis komunikasi dalam komunikasi eksternal :

  1. Komunikasi antar 2 orang (Dialog, negosiasi)
  2. Komunikasi dengan lebih dari 2 orang (diskusi)
  3. Komunikasi dengan banyak orang (public speaking)

 

Negosiasi (Komunikasi / Communication melibatkan 2 orang)

Jenis komunikasi antar 2 orang ini, merupakan suatu ilmu atau pun aliran yang sedang trend belakangan ini. Berbagai macam buku membahas mengenai teknik negosiasi yang paling efektif menurut pandangan dari penulisnya. Dan juga ada yang membawa teknik negosiasi ini untuk dalam ranah penjualan, yang artinya bagaimana cara melakukan penjualan one on one secara efektif.

Negosiasi atau pun Ilmu Penjualan Langsung ini meliputi dari beberapa cara. Akan tetapi adaptasi dari NLP, maka lebih memperhatikan apa yang terlihat, terdengar, dan juga yang terasa. Gambaran secara singkat adalah upaya seseorang dalam menggunakan diri mereka dari sisi penampilan, cara bertutur kata, dan juga kemampuan berbahasa yang baik untuk mempengaruhi orang lain sehingga maksud dan tujuan seseorang tersebut terpenuhi.

Dalam ranah penjualan langsung, adalah bagaimana cara seseorang meyakinkan klien mengenai produk yang akan dijualnya. Beberapa cara yang dilakukan oleh penjual adalah memakai pakaian yang menimbulkan kepercayaan klien, antusiasme terhadap produk yang akan dijual, serta kemampuan berbahasa yang baik agar klien menjadi terbuka akan ide yang akan disampaikan.

 

Diskusi (Komunikasi / Communication melibatkan lebih dari 2 orang)

Di dalam komunikasi yang melibatkan lebih dari 2 orang, akan tetapi masih dalam satu grup yang tidak terdiri dari banyak orang. Maka akan terdapat berbagai pendapat di dalam perbincangan atau diskusi tersebut, dan dalam grup tersebut akan selalu ada yang dominan menjadi pusat perhatian serta ada yang tidak memperhatikan.

Peran penting dalam cara berdiskusi yang baik adalah bagaimana cara menyatukan seluruh pendapat dari para anggota grup, dan bagaimana para anggota grup mampu untuk secara dengan baik mendengarkan tanpa gangguan dari yang lain. Tentunya tidak ada diskusi yang berjalan dengan sangat sempurna, akan tetapi dengan menetapkan peraturan berdiskusi dengan baik maka para anggota dapat lebih nyaman dalam mengutarakan pendapat.

 

Public Speaking (Komunikasi / Communication melibatkan banyak orang)

Kemampuan seseorang dalam menyatakan pendapatnya terhadap orang banyak, dimana orang banyak tersebut menjadi terpukau dan terbius oleh visi-visi pembicara akan selalu menjadi hal yang sangat luar biasa. Public Speaking / Mass Communication ini dalam arti sangat luas bisa dalam bentuk suatu pidato, akan tetapi pidato tersebut bukanlah merupakan hanya bacaan yang harus dibacakan oleh orang tertentu dan di tempat tertentu.

Terlepas dari baik buruknya seseorang, kita dapat mengambil contoh dari ahli-ahli pidato dunia yang mampu membius dari para pendengarnya. Kita ambil contoh dari Hitler (NAZI), kemampuannya dalam memimpin Jerman dengan pasukannya yang dikenal kejam sangat luar biasa. Seorang Hitler yang bukanlah atlit binaraga yang berbadan besar, atau pun Rambo yang mampu melakukan perang gerilya sendirian dapat disegani oleh para pasukannya. Di dalam setiap pidatonya Hitler mampu membius para pasukannya sehingga mereka tidak merasakan apa yang dilakukannya adalah salah, akan tetapi bagaimana suatu persepsi baru telah ditanamkan kepada mereka sehingga dengan segenap jiwa raga mau dipertaruhkan.

Banyak seminar dan workshop yang mengangkat tema dari Public Speaking, dan dengan berbagai metode agar terlihat luar biasa. Public Speaking dalam konteks komunikasi adalah bagaimana agar persepsi yang ada pada diri sang pembicara mampu disampaikan secara jelas terhadap para pendengarnya, sehingga mereka menjadi satu persepsi dengan pembicaranya.

 

Rangkaian Training dan Workshop yang dilakukan oleh RE Consulting adalah merupakan solusi bagi para pemimpin perusahaan, orang yang ingin lebih sukses dalam hidupnya, serta bagaimana meningkatkan diri menjadi lebih baik. Kemampuan komunikasi ini menjadi perhatian yang serius untuk dipelajari, dan oleh karena itu RE Consulting juga memasukkan program ini menjadi salah satu materi dalam training dan workshop yang diadakannya.

By Ronnie Francis

Related Posts

Comments are closed.

%d bloggers like this: