Menjadi Kaya Dengan Sukses Merencanakan Keuangan

Ingin Kaya ?

 

Cukupkah kita kaya dari berbisnis atau

Money - Sukses Merencanakan Keuangan

Money-Sukses Merencanakan Keuangan

 Top No 1 di dalam perusahaan ? 

Berbagai macam argumen bisa kita kemukakan untuk menjadi kaya, akan tetapi dengan menjadi kaya saja itu merupakan sebagian dari keberlangsungan kesuksesan itu sendiri. Dan berbagai disiplin ilmu dapat dipelajari untuk memenuhi keinginan tersebut termasuk SUKSES MERENCANAKAN KEUANGAN. Kehidupan keuangan kita dapat diumpamakan sebagai sebuah ember yang kosong, sedangkan kapasitas dari ember tersebut adalah bagaimana pandangan kita terhadap diri sendiri. Hal ini tentunya berhubungan dengan keyakinan dari diri kita, apakah kita seseorang yang pantas untuk menjadi sukses dan kaya, atau apakah kita belum pantas dan layak. Kekeliruan dalam keyakinan terhadap diri kita sendiri, akan berakibat sangat fatal sekali. Dan apabila ada seseorang yang mengaggap dirinya tidak layak untuk menjadi kaya, maka hal itu akan langsung dipenuhi oleh “Alam Bawah Sadar” kita dan itu yang membuat seseorang semakin yakin akan keyakinannya. Cara untuk mengubah keyakinan tersebut akan kami bahas dalam topik yang lain beserta hal-hal apa yang kita harus cermati sebelum sampai terjerumus sangat dalam.

 

Pendapatan kita dapat diumpakan seperti air yang akan kita isi ke dalam ember yang tadi. Seberapa cepat ember tersebut ingin dibuat sampai penuh, maka seberapa banyak keran yang akan digunakan untuk mengisi ember tersebut. Kran tersebut adalah apa pun yang menghasilkan untuk kita, apakah itu sewa dari properti, gaji dari kantor, pendapatan bersih dari usaha, hasil royalty, hasil investasi, atau apa pun selain yang diatas yang bisa menambah pundi-pundi keuangan kita. Banyaknya keran yang digunakan bukan berarti setara dengan banyaknya usaha yang harus dikeluarkan oleh sang pemilik ember. Oleh karena itu kita mengenal adanya istilah “SMART WORK” dibandingkan istilah lama yang kita kenal yaitu “HARD WORK”. Akan tetapi dengan adanya istilah yang baru ini terkadang membuat orang menjadi salah mengartikannya, sehingga banyak sekali yang ingin mencari jalan pintas agar terhindar dari kerja keras. 

 

Kerja keras itu sangat dibutuhkan dalam hidup ini, akan tetapi kerja cerdas adalah yang menentukan bagi percepatan penghasilan. Dengan perpaduan dari keduanya, maka seseorang dapat menjadi kaya dalam waktu yang tidak ada ukurannya. Ada yang bisa mencapai kekayaan dalam waktu 10 tahun, ada yang 5 tahun, ada yang 1 tahun, dan bahkan ada yang bisa mencapainya dalam waktu beberapa bulan. Pentingnya dalam kepercayaan diri dalam menghasilkan yang lebih dalam hidup ini sangatlah diperlukan. Dalam hidup ini saya banyak mengamati orang-orang yang sukses dalam pencapaiannya selalu melewati berbagai rintangan, akan tetapi hal yang menjadi persamaan diantara orang-orang itu adalah kemampuannya untuk TETAP BERTAHAN walaupun sudah banyak orang yang meninggalkannya. Ingin menjadi apakah diri kita, hal ini tidak ada batasnya asalkan kita mempercayainya dan bersedia untuk membayar harganya.

 

Ada SATU HAL LAIN yang harus diketahui yaitu apakah ada kebocoran dalam ember tersebut ? Tentunya setiap ember yang digunakan ada masanya, dan pasti ada lubang keluarnya. Apakah lubang itu sangat kecil sekali, atau kah ember tersebut sangat besar sehingga lubang terlihat kecil ? Dua-duanya bisa jadi benar, tergantung dari sudut pandang yang mana kita akan lihat. Lubang tersebut adalah sesuatu yang kita keluarkan dari pendapatan kita, apakah itu berupa biaya hidup, cicilan hutang, kesalahan dalam berinvestasi atau pun usaha atau pun lainnya.

 

Ada beberapa cara untuk mengantisipasi hal tersebut :

1. Perbanyak keran.

Penghasilan bisa didapatkan dari mana pun (dalam hal ini kita akan membahas yang halal). Bisa saja Anda mencari pekerjaan yang baru yang menghasilkan penghasilan lebih tinggi, mencari usaha yang baru dengan keuntungan yang lebih tinggi, berinvestasi di tempat yang memberikan imbal hasil yang tinggi. Atau pun Anda bisa saja melakukan semuanya itu asalkan Anda memiliki kemampuan, waktu, dan komitmen dalam menjalankannya.

2. Perkecil Lubangnya.

Memperkecil lubang adalah berarti memperkecil pengeluaran kita. Hal ini dapat berarti kita berupaya sedemikian rupa agar bisa berhemat, atau kah mengurangi segala sesuatu yang tidak penting atau ada kaitan langsung dengan pekerjaan dan biaya hidup sehari – hari. Tentunya berhemat disini bukan berarti melarang Anda untuk makan, minum, atau pun mencari apa pun asal GRATIS. Memperkecil lubang dimaksudkan untuk lebih menyadari kebutuhan yang utama, dan yang bisa membuat Anda mempunyai nilai kekayaan yang lebih. 

3. Tempelkan Perekatnya.

Perekat yang dimaksud adalah sebagai back-up. Back up ini bisa berarti adalah tambalan sementara untuk mengurangi pengeluaran karena tidak bisa memperkecil lubang atau pun memperbesar embernya. Perekat ini bisa berarti adanya bantuan sementara dari teman, saudara, atau pun yang lain. Akan tetapi dengan desakan yang lebih besar, maka perekat ini akan terbuka sehingga menjadi lubang yang sama atau lebih besar. Perekat ini juga bisa berarti back – up plan kita sehingga apabila sesuatu berjalan tidak semestinya, kita bisa menggunakan cara lain untuk sementara waktu mengisi kekurangan yang ada. Bisa jadi perekat ini adalah jaminan dan tunjangan yang didapat (dari kantor atau pun sendiri). 

Semua cara diatas tentunya bisa dilakukan, akan tetapi yang terpenting adalah bagaimana pengelolaan keuangan yang optimal. Apakah pasti dengan satu cara saja, atau kah dengan perpaduan kombinasi diataranya. Pentingnya akan pengelolaan keuangan ini menjadikan profesi untuk konsultan keuangan di luar negeri atau pun di negeri tetangga kita adalah sesuatu yang bergengsi. Para konsultan keuangan sangat membantu para klien untuk mencapai tujuan keuangannya di masa depan. Di Indonesia sendiri para konsultan keuangan juga mulai populer, akan tetapi hanya dimanfaatkan oleh sebagian kalangan saja terutama yang mempunyai aset luar biasa. Manfaat ini bisa dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia asalkan mau membuka hati dan pikiran akan pentingnya hal tersebut. 

Sukses dalam merencanakan keuangan, akan sangat membawa pengaruh untuk di masa depan. Dengan pengelolaan keuangan yang buruk, maka hasil di masa depan juga akan sangat dipastikan buruk juga. Merencanakan keuangan adalah sesuatu hal yang penting dan hal tersebut berfungsi untuk mencegah kebocoran lebih banyak. Merencanakan keuangan bisa diumpakan bagaikan bagian dari perekat, yang merupakan bagian dari bagaimana meningkatkan pendapatan. Kami sangat berharap di Indonesia juga akan menjadi negara yang sadar akan pentingnya manfaat dari merencanakan keuangan, sehingga menjadi suatu negara yang makmur dan menjadi kuat dalam keuangannya.

Believe and Faith

Catch Your Dream

Ronnie Francis  

Comments are closed.

%d bloggers like this: